Terapi Sel Punca pada Infark Miokard

Ida Yuliana, Des Suryani, Jeanne A. Pawitan

Abstract


Infark miokard adalah nekrosis masif otot jantung disebabkan ketidakseimbangan antara suplai darah dan kebutuhan oksigen otot jantung. Secara teoritis dapat terjadi penyembuhan infark miokard, meski dipercaya kemampuan regenerasi ini tidak cukup untuk memperbaiki fungsi jantung. Sampai saat ini terapi yang ada tidak bersifat kuratif karena tidak mengganti sel yang telah mati. Penelitian terbaru memperlihatkan bahwa sel otot jantung yang telah mati dapat digantikan oleh terapi sel punca yang dapat mengalami replikasi dan berdiferensiasi menjadi kardiomiosit untuk menggantikan sel otot jantung yang mati. Berbagai penelitian penggunaan sel punca untuk terapi infark miokard akut telah banyak dilakukan, baik pada hewan, maupun uji coba pada manusia untuk menilai keamanan dan manfaatnya. Perbaikan jantung berbasis sel merupakan pendekatan yang menarik untuk membangun kembali otot jantung yang rusak pada infark miokard. Selama dekade terakhir, berbagai upaya dilakukan untuk menilai potensi berbagai sel punca ataupun sel progenitor, seperti sel punca otot rangka, sel punca jantung, progenitor kardiak, sel punca asal sumsum tulang, progenitor endotel, dan sel punca embrionik dalam mengembalikan fungsi jantung yang terganggu. Saripustaka ini membahas mengenai sel punca, penggunaan sel punca dan masalahnya, sumber sel punca dan berbagai macam sel punca yang dapat digunakan untuk terapi infark miokard, berbagai cara pemberiannya, keamanan dan efektivitas terapi sel punca, dan kemungkinan berbagai peran sel punca dalam penyembuhan infark miokard.

References



Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.