Semiotic Analysis of Adapted Advertising Communication between China and Western PEPSI "Rising" Global Advertising

Elizabeth Susanti Gunawan

Abstract


Banyak iklan global dibuat lebih homogen untuk berbagai negara dengan tujuan untuk menekankan brand positioning yang sama. Komunikasi yang konsisten dilakukan dengan membuat pesan iklan yang sama agar konsumen dapat dengan mudah mengenalinya dimanapun. Strategi ini juga menguntungkan dalam mengurangi biaya iklan karena mereka tidak harus mendesain ulang iklan baru untuk setiap
negara. Iklan televisi Pepsi "Rising" dibuat oleh Agen CLM BBDO Paris untuk digunakan sebagai iklan global Pepsi untuk Afrika, Laut Karibia, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Eropa, Oceania, termasuk Asia (India). Iklan untuk negara lain hanya dipersingkat dan dilakukan dubbing dari bahasa asing agar sesuai dengan bahasa lokal, tapi untuk pasar di China, mereka juga mengubah aktor dan beberapa atribut dengan alur cerita dan gambar dengan tingkat kemiripan yang sangat tinggi. Mereka menggunakan satu iklan global untuk banyak negara, tapi dengan sengaja mengubah iklan untuk pasar China agar sesuai dengan nilai budaya lokal. Penelitian ini menggunakan semiotik Roland Barthes untuk menganalisis perbedaan makna denotasi antara iklan Pepsi global dan iklan Pepsi China yang memiliki gambar visual dan plot yang mirip di level denotasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui setiap elemen yang
dapat mengubah pesan dan ideologi dalam iklan. Hasil akhir yang diperoleh adalah perbedaan yang signifikan antara iklan yang mewakili perkembangan budaya masing-masing yang unik.

Kata kunci: iklan adaptasi, iklan China, periklanan global, individualisme-kolektivisme, analisis semiotik


References



Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.