Pengaturan Ulang Zoning Ruang untuk Mengetahui Efisiensi Beban AC dan Pencahayaan pada Summarecon Office, Jakarta

Tantri Oktavia

Abstract


Bangunan salah satu tempat manusia beraktivitas tidak terlepas dari penggunaan energi,
khususnya energi listrik. Dengan adanya fenomena global warming memberikan dampak yang
cukup signifikan terhadap penggunaan energi listrik di dalam bangunan. Penggunaan lampu dan
air conditioning sudah menjadi kebutuhan pokok dalam sebuah bangunan untuk menciptakan
kenyamanan penggunanya. Besarnya energi listrik yang dipergunakan dipengaruhi pula oleh
perancangan bangunan dan interiornya. Bangunan kantor sewa bertingkat banyak adalah salah
satu bangunan yang cukup banyak dibuat di kota- kota besar. Bangunan ini biasanya dibuat oleh
sebuah perusahaan besar untuk dijadikan image bagi perusahaannya. Dari bangunan tersebut,
sebagian besar lahannya akan disewakan ke kantor-kantor kecil lain. Dengan demikian, selain image
fasilitas pelayanan dan harga sewa mempengaruhi laku atau tidaknya area kantor yang disewakan.
Besarnya konsumsi energi listrik di dalam bangunan merupakan salah satu masalah besar yang
menentukan harga sewa, karena berpengaruh pada operasional cost yang menjadi beban di setiap
bulannya. Perencanaan ulang interior yang berkaitan dengan manajemen energi merupakan salah
satu cara agar bangunan yang telah beroperasi dapat mengefisiensikan penggunaan energi.
Penghawaan atau AC dan penggunaan lampu merupakan beban terbesar dalam sebuah bangunan
yang dapat dilakukan efisiensi energi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan berupa pendataan
sumber panas yang berada dan masuk ke dalam bangunan beserta pergerakan sinar matahari
untuk memanfaatkan pencahayaan alami. Berdasarkan data ini akan dilakukan pengendalian untuk
mengurangi panas dan memaksimalkan pencahayaan alami. Metode Sun Path akan dipergunakan
untuk mengetahui pergerakan sinar matahari yang masuk ke dalam bangunan sepanjang tahun
dan metode OTTV (Overall Thermal Transfer Value) untuk mengetahui besarnya panas yang masuk
ke dalam bangunan melalui fasade bangunan. Hasil analisis dengan menggunakan kedua metode
di atas dipergunakan sebagai dasar untuk melakukan perencanaan interior berupa penzoningan
ulang ruang.
Kata Kunci: beban AC, beban pencahayaan, efisiensi energi, kantor sewa, pengaturan zoning

References



Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.