Kajian Makna: Mihrab Masjid Kontemporer AL-Irsyad Kota Baru Parahyangan

Ryanty Derwentyana Nazhar

Abstract


Bangunan ibadah masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan merupakan bangunan yang memiliki
kekuatan naratif dan sarat akan makna. Elemen-elemen interior maupun eksteriornya dirancang untuk
menyampaikan pesan-pesan bagi penggunanya. Salah satu elemen interior yang menjadi orientasi bagi
pengguna adalah Mihrab. Mihrab masjid ini memiliki konsep bentuk dan filosofi yang cukup unik dan
berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya. Konsep ini dapat berisi pesan-pesan bahkan dapat
sampai pada ideologi yang ditujukan bagi pengguna fasilitas yang dirancang tersebut, dan ketika
elemen-elemen ruang ini dimaknai (signified), maka menjadi tanda (sign). Metode analisis makna yang
digunakan adalah gabungan analisis tipologi tanda dan struktur tanda yang akan menghasilkan makna
tanda yang lebih kuat. Mihrab masjid Al-Irsyad merupakan salah satu bagian dari keseluruhan bagian
masjid tersebut, namun perannya sangat penting dalam menyampaikan sebuah pesan, terutama pesan
yang menyangkut ideologi agama, yang dinyatakan dalam simbol-simbol. Mihrab Al-Irsyad Kota Baru
Parahyangan mencoba untuk menggunakan elemen-elemen ruang sebagai tanda untuk
menggambarkan ekspresi “Qurani”, sehingga setiap elemen yang diaplikasikan dalam ruang mihrab
tersebut memiliki makna yang bersumber dari pemaknaan-pemaknaan yang berasal dari ayat-ayat Al
Quran sebagai sumber ilmu bagi umat Islam. Ekspresi ruang yang didesain semata-mata untuk
memperkuat keyakinan religius para jemaah masjid tersebut mengenai ketidakterbatasan, keesaan, dan
kebesaran Tuhan.
Kata Kunci: masjid, mihrab, semiotika, tanda

References



Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.