Komputerisasi Penentuan Tebal Perkerasan Kaku dengan Metode AASHTO 1993

Andri Suryadi, Budi Hartanto Susilo

Abstract


Perhitungan tebal perkerasan secara komputerisasi perlu dikembangkan untuk
meminimalisir kesalahan, memperoleh hasil yang lebih teliti, cepat, akurat, dan dapat dilakukan
secara iterasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan tebal perkerasan kaku pada
ruas jalan tol dengan menggunakan metode AASHTO 1993. Nilai faktor yang digunakan dalam
perhitungan, diperoleh dari proyek Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan kekurangannya diasumsikan
sesuai dengan aturan AASHTO 1993. Hasil analisis penentuan tebal perkerasan kaku diperoleh
tebal sebesar 39cm untuk Jalan Tol Cipali. Model untuk penentuan tebal perkerasan W18 nominal
adalah log10(2541530993,12), yang berarti bahwa logaritma dari total kumulatif beban 18-kip
ESAL yaitu 9,41. Perhitungan beban gandar standar kumulatif menggunakan metode AASHTO
1993 dengan W18 desain diperoleh hasil sebesar 8,97, yang berarti bahwa tebal pelat beton rencana
dapat diterapkan pada ruas Jalan Tol Cipali sesuai dengan toleransi yang diberikan AASHTO
1993.

Kata kunci: Perkerasan Kaku, AASHTO 1993, Komputerisasi, Jalan Tol Cipali, Toleransi.


References



Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.