Kode pada Seni Lukis Tradisional Cina

Ariesa Pandanwangi

Abstract


Sekilas Tentang Lukisan Cina

Lukisan Cina merupakan salah satu lukisan dari Timur (diantara lukisan Korea dan lukisan Jepang). Karakteristik lukisan Cina yakni adanya seni kaligrafi Cina, seni cap, seni sastra, dan seni lukisnya. Semuanya tertuang dalam bentuk 1 lukisan (bidang 2 dimensi). Karakteristik lukisan Cina ini tidak ditemui pada lukisan Barat.

Pada awal mulanya lukisan Cina memiliki dua aliran, yakni: aliran Utara dan aliran Selatan. Aliran Utara dipelopori oleh seorang jendral besar bernama Li Shixun yang jaya pada masa dinasti Tang (618-906). Sedangkan aliran Selatan dipelopori oleh seorang sastrawan bernama Wang Wei. Proses kreatif Wang Wei berbeda dengan seniman Cina yang umumnya membuat lukisan terlebih dahulu baru syairnya. Tapi pada Wang Wei, syair dibuat terlebih dahulu, baru melukis diatas kertas atau sutera berdasarkan isi dan jiwa syair tadi.

Aliran Utara dan Selatan dipertemukan oleh Kaizar Huizong (yang mendirikan Akademi Seni Lukis Kerajaan) pada masa dinasti Song (960­1279). Yang kemudian muncul aliran akademi. Pada masa ini mulailah pada lukisan ditambahkan kaligrafi. Seni lukis Cina yang berkembang saat ini merupakan gabungan antara aliran Utara dan aliran Selatan.


References



Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.