Kiat Menghafal Perubahan Kata Kerja dalam Bahasa Jepang

Shuni Vashti

Abstract


Seorang pembelajar bahasa Jepang pemula mungkin baru saja menarik napas lega setelah berhasil menguasai silabel-silabel hiragana dan katakana, ketika ia mulai mengernyitkan dahinya sewaktu melihat sejumlah partikel bahasa Jepang yang tidak lazim dalam bahasa Indonesia. Belum sampai terkuasai benar pemakaian partikel ini, "memori" otaknya sudah harus ditambah lagi untuk mengisi perubahan bentuk kata kerja yang tidak selalu sama untuk semua kata kerja.

Sebetulnya, apabila kepada seorang pembelajar bahasa Jepang diberikan suatu pola untuk menghafalkan perubahan bentuk kata kerja, kesulitan yang dihadapi itu bisa diperingan. Inilah yang menjadi tujuan penulis. Pola ini penulis pelajari dari seorang dosen ketika kuliah. Akan tetapi, sejauh pengamatan penulis, pola semacam ini masih jarang diterapkan. Oleh karena itu, melalui karya tulis ini, penulis berharap dapat mempopulerkan kiat menghafal kata kerja in],

Sebelum mencoba memahami tentang kata kerja, seorang pembelajar bahasa Jepang perlu sekali memahami tabel urutan silabel-silabel Jepang seperti dibawah ini.

 

a

ka

sa

ta

na

ha

ma

ra

i

ki

shi

chi

ni

hi

mi

ri

u

ku

su

tsu

nu

fu

mu

ru

e

ke

se

te

ne

he

me

re

o

ko

so

to

no

ho

mo

ro

 

Bagian kolom dalam tabel ini disebut gyoo. Agar mudah diingat, setiap kolom, kita bedakan menjadi: kolom a, kolom ka, kolom sa, dan seterusnya atau a gyoo, ka gyoo, sa gyon, dan seterusnya. Bagian lajur disebut dan. Untuk membedakan setiap lajur, kita sebut saja : lajur a, lajvr i, lajur u, dan seterusnya atau a dan, i dan, u dan, dan seterusnya.


References



Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.